Dinamis

"Baik, Buruk, dan Respon Masyarakat"
Bismillah
  Hari ini (27/01) saya ada rencana untuk foto keluarga untuk diunggah ke data beasiswa Bidikmisi.
  Ketika di dalam bus -perjalanan menuju Cianjur. Saya diberitahu oleh Ibu via sms kalau angkutan kota (angkot) sudah tidak lewat kota, jalur angkor diubah. Well, setelah tiba di Terminal Rawa Bango, saya bertanya ke dishub sekitar. Saya diberitahu sama petugas dishub untuk naik lintasan 03 untuk bisa turun di Cikidang. Saya naik tuh lintasan 03, eh malah makin jauh dari Cikidang -Tapi sepertinya jalur muter dulu, nanti ke Cikidang. Tapi saya turun di perempatan polsek -yang ada tugu Muhammad. Jalah deh dari situ sampe ke rumah.
Cape? Iya.
Bingung jalur angkot? Iya.
Seneng? Iya.
  Kok saya bisa ngerasa seneng? Walau cape dan kebingungan jalur angkor yang baru?

The Baik of Dinamis
  Setelah jalan menyusuri kota Cianjur yang sekarang kelihatan lebih lega. Saya dapet beberapa hal baik dari ke-dinamis-an permerintah Cianjur saat ini.

  1. More Cantik
      Begitu jalan-jalan di kota Cianjur, sekarang ini baru saya bisa melihat cantiknya Cianjur. Dulu belum bisa bilang kalau Cianjur Cantik. Karena ke-dinamis-an pemerintah Cianjur yang sekarang, trotoar di Cianjur telah diperbaharui -walau baru sebagian. Saya sekarang pede dan bangga berjalan-jalan di atas trotoar Cianjur yang telah diperbaharui ini.
  2. More New Tugu
      Ada beberapa tugu baru -lebih tepatnya diperbaharui- ketika pemerintahan Cianjur yang baru. Diantaranya ada tugu Allah SWT., Muhammad SAW., Pramuka, Tauco, dan Lokomotif yang menggantikan tugu deket Masjid Agung (tidak tahu nama tugunya), mamaos-ngaos-maen po, dan keluarga sejahtera.
  3. More Fofotoan Spot
      Sudah ada nih di Cianjur yang sekarang namanya Bomero Citywalk. Bomero ini awalnya pasar yang kumuh banget, dan sekarang dirombak jadi pasar yang tertata dan bagus untuk dijadikan spot fofotoa. Dan di beberapa gang, ada yang temboknya dikreasikan. Jadi ga gengsi untuk foto-foto di dalem gang. hehe.
  4. More Taman
      Sebelum pemerintahan yang sekarang, taman yang sering jadi tempat ngumpul cuma taman alun-alun dan Taman Joglo -lapang Joglo-.
      Sekarang ini, ada total 6 taman di Cianjur. Baru 1 yang sudah bener-bener jadi, 5 lainnya sedang dibuat dan diupgrade.

The Buruk of Dinamis
  Ada juga beberapa hal yang "menurut saya" menjadi sisi buruk dari ke-dinamis-an dari pemerintahan yang sangat dinamis di tahun sekarang ini.
  1. Pribumi yang Merantau jadi Asing
      Ini yang terjadi kepada saya yang merantau ketika pulang ke kampung sendiri seperti yang lupa negara sendiri, kebingungan tempat-tempat dan jalur yang baru.
  2. Yang Menolak akan Tertinggal
      Jika seseorang tidak bisa ikut suatu arus yang sudah ditetapkan oleh pemerintah yang berkuasa, maka siap-siap menjadi orang yang tertinggal. Tertinggal dalam hal apapun itu yang sudah ditetapkan oleh pemerintah. Tetapi jika ingin menolak arus yang sudah ditetapkan oleh pemerintah, maka harus ada gerakan massal.
  3. Kembali Membangun Peta Otak
      Ketika adanya dan hilangnya tempat-tempat dan jalur yang ada di kota Cianjur. Otak saya membangun kembali peta untuk Cianjur, karena jika tidak, maka saya bisa-bisa nyasar di kota sendiri. hehe.
Respon Masyarakat Terhadap Dinamis
  "Silahkan Pilih, Menjadi Biang Solusi atau Biang Masalah"
  Ketika saya jalan di trotoar dan naik angkot, pasti banyak respon dari masyarakat yang bikin sakit hati dan nampar pemerintah. Saya bikin jadi kutipan-kutipan saja ya. Susah menyimpulkan apa yang masyarakat inginkan ketika merespon dinamisnya pembangunan.

"Jadi kalau mau ke A harus dua kali naek angkot ya?"
"Semua angkot jadi ngumpul di B, pusing."
"Enak sekarang di kota jadi ga sumpek."
"Bagus sih, jadinya kalau mau ke C cuma naek satu kali angkot."
"Jadi muter jalur angkotnya."

dan masih banyak lagi komentar positif dan negatif dari masyarakat. Tapi saya yakin bahwa masyarakat yang berpikir dan berkomentar positif, masa depan hidupnya pasti bagus.

Gerbang 1 Bomero Citywalk

Dinding Bomero Street

Dinding Bomero Street
Dinding Bomero Street


Dinding Bomero Street

Dinding Bomero Street

Bomero Street yang dulunya pasar kumuh


Gerbang 2 Bomero Citywalk
Vihara yang dulunya tertutup PKL

Pergantian fungsi sekolah SDN Ibu Jenab dicekal warga

Warga mencekal pergantian fungsi SDN Ibu Jenab

Renovasi Taman Alun-alun

Masjid Agung Cianjur

Taman Alun-Alun sedang direnovasi

Tugu Allah SWT.

Gedung Kesenian Cianjur yang dulunya dipagar


Pembangunan Taman yang dulunya Pasar Induk

Pembangunan Taman yang dulunya Pasar Induk

Gereja yang dulunya terhalan oleh banyak PKL

Tugu Tauco Cianjur

Tugu Tauco Cianjur

Toko Oleh-oleh Cianjur dekat Tugu Tauco Cianjur

Tugu Muhammad SAW.

Jalan Cianjur Kota Sekarang


 Ada Taman Joglo, Taman Prawatasari, dan Tugu Pramuka yang lupa saya foto. Next time ya.
  Maaf juga nih jika fotonya kurang memuaskan karena pakai kamera seadanya. Yang penting, pesan tersampaikan.

"Be a Solution, not a Trouble for Environment"
-Ihsan Syauqi 'Adn

Komentar